SULTRAKINI.COM : MUNA - Bupati Muna, LM Rusman Emba, mulai menjawab isu tentang kesediaannya bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018 mendatang. Sinyal itu diberikan Rusman saat wawancara dengan sejumlah media, Senin (13/3/2017).
Rusman Emba Beri Sinyal Bertarung di Pilgub Sultra
Bupati Muna, LM. Rusman Emba, ST (Foto : Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)
Festival Kota Tua Bouton

Bupati yang dilantik pada September 2016 itu mengaku, selama enam bulan pertama masa jabatannya difokuskan mewujudkan visi dan misi saat kampanye Cabup 2015 lalu. Namun tidak menutup kemungkinan, pada Pilgub nanti dia akan tampil merebut kursi kosong satu Sultra.

"Politisi itu dinamis. Kalau saya bilang tidak, sebagai seorang politisi itu sama dengan saya menutup ruang. Namun saya baru dilantik sebagai bupati, tentunya hari ini saya konsentrasi menjawab apa yang menjadi visi misi saya untuk mewujudkannya dalam bentuk nyata," kata mantan Ketua DPRD Provinsi Sultra ini.

Mengenai partai, saat di DPRD dia merupakan kader Golkar. Namun sejak pemenangan di Pilbup Muna, dia telah berpindah aliran ke partai moncong putih, PDI Perjuangan.

Sebagai kader PDIP, dia mengaku menghargai senioritas. Di sisi lain, bila masyarakat menghendaki dia maju sebagai calon gubernur, sebagai politisi dia siap.

"Prinsipnya saya sebagai pengurus di partai PDIP, senioritas menjadi juga semacam salah satu indikator saya. Saya menghargai Pak Hugua sebagai senior dan ketua kami, tentunya kami lebih mensuportnya. Tetapi sebagai seorang politisi, kalau masyarakat menghendaki, itu tidak menutupi kemungkinan. Biarkanlah DPP yang menentukan," katanya berdiplomasi.

Bila PDIP lebih menginginkan dirinya daripada Hugua? Dengan santai lagi-lagi Rusman memberi jawaban politis. 

"Kalau soalan itu saya kembalikan pada DPP pusat, yang namanya ruang-ruang politik itu penuh ketidakpastian, penuh isu. Namun sekali lagi saya tegaskan saya fokus membangun Muna," tutupnya.

Laporan : Arto Rasyid

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations