SULTRAKINI.COM: KENDARI - Lebih dari dua ribu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diambil sumpahnya oleh Gubernur Nur Alam. Acara yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini berlangsung di Grand Clarion Hotel Kendari, Selasa (18/04/2017).
Ribuan ASN Sultra Diambil Sumpahnya
Pengambilan sumpah para ASN lingkup pemerintah Provinsi Sultra. (Foto: Nova Aliza/SULTRAKINI.COM)

Usai mengambil sumpah Nur Alam berharap, ASN tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan jujur bertanggungjawab dan berintegritas, cermat dan disiplin, melayani dengan sikap hormat, sopan dan tanpa tekanan, melaksanakan tugas sesuai dengan perintah atasan sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan serta melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin ASN.

“Sumpah tersebut mengandung makna bahwa ASN berkomitmen untuk menerima dan menjalankan secara totalitas dengan penuh keikhlasan, kejujuran dan tanggungjawab atas segala konsekuensi logis profesi sebagai ASN,” terangnya, Selasa (18/04/2017).

Sementara itu Kepala BKD Sultra, Nur Endang Abbas dalam laporannya mengatakan, ASN yang diambil sumpahnya terdiri dari golongan IV sebanyak 179 orang, golongan III 1.331 orang, golongan II 512 orang dan golongan I sebanyak 32 orang.

Ia juga mennekankan, setiap ASN wajib mengangkat sumpah/janji ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentag disiplin PNS.

“Tujuan pengambilan sumpah ASN ini adalah agar ASN mempunyai komitmen dan memahami mengenai isi Sumpah ASN agar bisa melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dalam mewujudkan pelayanan birokrasi yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berikutnya bagi ASN sebanyak 9.000 orang akan diambilkan sumpahnya pada tahun mendatang. ASN yang berjumlah 9.000 orang adalah ASN yang telah beralih dari pemerintah Kabupaten/Kota ke lingkup Provinsi.


Laporan:Nova Aliza

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations