SULTRAKINI.COM: KENDARI - Tim pasangan nomor urut 3, Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah meminta para lawan politiknya di Pilwali Kendari agar bermain sehat. Hal ini ditegaskan tim Zayat-Syahriah melalui Juru Bicaranya, Umar Bonte, Senin (9/1/2017) siang, melalui telepon selulernya.
Klaim Miliki Elektabikitas Tertinggi, Zayat-Syahriah Minta Lawan Bermain Sehat
Festival Kota Tua Bouton
Pasangan no 3, Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah saat berkampanye di salah satu tempat di Kota Kendari (Foto: Tim Zayat-Syahriah)

Festival Kota Tua Bouton

Anggota DPDR Kota Kendari ini berharap agar semua pihak dapat menahan diri untuk menyukseskan Pilwali Kendari 2017. Selain itu ia juga meminta berbagai pihak untuk menggunakan cara-cara yang baik dalam merebut simpati masyarakat. 

"Kita berharap pilwali ini bisa menjadi pesta yang meriah bagi masyarakat Kendari tanpa ada intrik, intimidasi, tekanan dari berbagai pihak, money politik, kecurangan administrasi, dan berbagai kecurangan lain," ujarnya.

Umar menduga ada pihak tertentu dari lawan politik Zayat-Syahriah yang ingin menyudutkan pasangan bertagline "solusi" tersebut. Ia mencium gelagat tersebut dari serangkaian kejadian yang terjadi belakangan. 

"Kami mencium suasana ada yang ingin menggerogoti Zayat-Syahriah. Namun, kami tegaskan kalau kami partai berkuasa. Kami akan lawan sampai di manapun kalau ada yang mencoba berbuat kecurangan terhadap kami," tegasnya.

Ia menilai, intrik yang belakangan dilakukan oleh lawan politik mereka karena menyadari dukungan terhadap Zayat-Syahriah terus bertambah di masyarakat. Dengan kondisi itu, ia menganggap kompetitor mereka sedang ketakutan dengan popularitas dan elektabilitas yang dimiliki pasangan nomor urut 3.

"Kami meminta kepada lawan politik untuk tidak menzalimi diri sendiri. Lalu kemudian seolah-olah orang lain yang melakukan penzaliman. Jangan mengambinghitamkan orang lain," tegasnya

Umar mengungkapkan, survey terbaru yang didapatkan timnya per-akhir Desember 2016, menempatkan pasangan nomor urut 3 tersebut di posisi teratas. Hanya saja ia enggan menyebutkan angka dan lembaga survey yang digunakan. "Kalau itu kami tidak bisa publis karena menjadi konsumsi internal kami di tim," tegasnya.

Untuk menjaga elektabilitas tersebut, ia mengungkapkan  pihaknya terus melakukan tatap muka langsung dengan masyarakat dengan menawarkan berbagai program nyata, menggelar bakti sosial dan pengobatan gratis. "Kami juga menempatkan berbagai tim di wilayah yang kami anggap rawan untuk mengantisipasi kecurangan," jelasnya.

Dengan antisipasi demikian, kata Umar, ia yakin elektabilitas yang ada saat ini mampu memenangkan Zayat-Syahriah. "Hanya saja itu tadi, kami tidak dicurangi," tandasnya.

Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations