SULTRAKINI.COM: BUTON -- Koordinator nasional tim reaksi cepat perlindungan anak, Naumi Lania, Senin (9/1/2017) dijadwalkan mengunjungi rumah baca Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang didirikan oleh Polres Buton di Desa Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).
TRC Perlindungan Anak akan Kunjungi Rumah Baca Bajo Bahari Buton
Rumah baca Bajo Bahari. Foto: Ist

Ketika dikonfirmasi, Bunda Naumi sapaan akrab Naumi Lania, mengatakan, dari ketertarikannya maka dirinya memutuskan agenda pertama TRC PA pada bulan Januari 2017 adalah melakukan kunjungan ke Kabupaten Buton.

"Saya tertarik dengan rumah baca yang didirikan Kapolres Buton, AKBP Andi Herman S.Ik dan pemerintah setempat, maka saya memutuskan agenda pertama saya keliling Indonesia lagi di tahun 2017 ini adalah mengunjungi Buton," katanya melalui telepon selulernya, Minggu (8/1/2017).

Menurut aktivis anak ini, rumah baca yang telah didirikan tersebut merupakan bentuk kesadaran Andi Herman selaku Kapolres Buton yang menempatkan gemar membaca sebagai jendela dunia.

Untuk itu, lanjut Naumi, kunjungannya ke Buton juga akan membawa sejumlah bantuan berupa alat permainan edukatif untuk anak-anak di Bajo Bahari.

Selain mengunjungi rumah baca, Naumi akan melakukan pengarahan kepada Kordinator Wilayah (Korwil) TRC PA bersama Kordinator Daerah (Korda) se-Sulawesi Tenggara dengan tujuan agar bisa memahami betul kerja TRC PA.

"Saya bersama Korwil dan Korda di sana (Buton) akan membahas persiapan kedatangan Ketum Komnas PA , Aris Merdeka Sirait dan Sekjen, Dhanang Sasongko bersama Master Healing dan tim lainnya untuk anak-anak di Buton melalui seminar dengan tema "memutus mata rantai kejahatan terhadap anak," jelasnya.

Untuk itu, Naumi berharap seluruh Korda se Sulawesi Tenggara bisa hadir di Buton.

Tak kalah penting adalah dukungan Pemda setempat pada kegiatan yang akan dilaksanakan Tanggal 31 Januari 2017 nanti.

"Kami lakukan ini bukanlah untuk pencitraan, tapi peduli terhadap anak Indonesia, karena Indonesia tidak hanya di Jakarta, Bandung , dan daerah-daerah besar lainnya di Indonesia, tapi masih banyak anak-anak kita yang merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita perhatikan dan lindungi, termasuk anak-anak kita di Buton," pungkasnya.

Laporan: La Ode Ali

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations