SULTRAKINI.COM: Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lawa, Kabupaten Muna, dituding memobilisasi ratusan siswa untuk menghadiri acara aqiqah dan syukuran di rumah salah seorang calon bupati, Sabtu (7 Januari 2017).

Sejauh ini kepala sekolah, La Ghumetu belum memberi keterangan terkait tudingan itu. Telepon selulernya tidak aktif ketika dihubungi wartawan SultraKini.com di Muna Barat.

Namun seorang guru SMA yang sama, La Meni sangat menyayangkan adanya siswa yang dilibatkan pada acara di rumah calon wakil bupati, Ahmad La Mani alias Rahmad. Yang bersangkutan adalah pasangan calon 

Bupati LM.Rajiun Tumada.

“Walau pun mereka (siswa) hanya sekedar menjadi pelayan tamu undangan. Saya pribadi menilai ini terkesan siswa sudah digiring ke dalam politik praktis. Apalagi kalau sampai benar-benar ada oknum Kepsek yang memobilisasi mereka,” kata La Meni.

 

La Meni mengaku sudah mendengar pengakuan sejumlah siswa bahwa kedatangannya di rumah calon wakil bupati bukan atas dasar kehendak hati mereka tetapi karena menghargai ajakan itu sendiri.

“Kehadiran kami disini karena ajak dari salah satu guru untuk menghadiri hajatan tersebut. Ini bukan kehendak kami tetapi karna kita menghargai kita punya guru,” kata seorang siswa sembari minta namanya tidak dimediakan.

Laporan: Akhir Sanjaya

Facebook Conversations