SULTRAKINI.COM: KENDARI- Ujian Nasional Berbasis Komputer terus ditingkatkan di Indonesia. Ini juga tengah dilakukan di Sulawesi Tenggara, dengan menambah jumlah peserta UNBK di tingkat sekolah menengah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Damsid (kiri)didampingi Kabid. Dikmen, Jabaruddin (foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra mencatat, dari 33 sekolah yang kemungkinan bisa melaksanakan UNBK hanya 30 sekolah tingkat menegah yang siap mengikuti UNBK. Namun pihaknya masih akan mengevaluasi perangkat komputer, proktor maupun kebutuhan UN nantinya. Jumlah itu, termasuk di Kota Kendari, seperti SMKN 1 Kendari, SMKN 4 Kendari, SMAN 9 Kendari dan satu sekolah dari Madrasah Aliyah.

Kepala SMKN 1 Kendari, Ali Koua mengatakan, persiapan UNBK mulai terproses dari kepastian jumlah peserta UN, berbagai administrasi dan perangkat komputer sekolah. Termasuk pengayaan dan simulasi untuk para siswa sebelum UNBK berlangsung. Mengingat sekolah ini baru pertama mengikuti model UN tersebut.

“Peserta 392 siswa hasil validasi. Kita akan lakukan simulasi UNBK di sekolah. Komputer di empat lab itu ada 120 unit bahkan lebih yang bisadioperasikan,” katanya, Jumat (6/01/2017).

Dikutip dari website resmi Kemdikbud.go.id (28/12/2016),Dirjen Dikdasmen, Hamid Muhamad dalam rapat koordinasi UN dan US tahun 2017 mengungkapkan, perlunya perhatian Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota untuk segera menetapkan sekolah penyelenggara UNBK dan merancang pengindukkan sekolah yang belummemiliki fasilitas UNBK.

“Paling lambat 15 Januari 2017 sudah harus dipastikan agar persiapan selanjutnya seperti pelatihan proktor, uji coba dan simulasi dapatdilakukan dengan baik,” ucap Hamid.

Untuk diketahui, pelaksanaan UN tahun 2017 berlangsung pada April mendatang. Jadwal tersebut, berbeda pelaksanaannya pada SMK dan SMA sederajat. Sehingga adanya harapan setiap sekolah untuk mengikuti UNBK di sekolah lain atau menggunakan fasilitas sekolah lainnya.

Laporan: Sarini Ido

Facebook Conversations