SULTRAKINI.COM: KENDARI - Pembagian form C6 atau surat pemberitahuan memilih kadang dimanfaatkan pihak tertentu ketika pemilik surat berbeda pilihan politik. Akibatnya, seringkali ditemukan wajib pilih tidak mendapatkan surat pemberitahuan memilih, padahal yang bersangkutan sebelumnya terdaftar sebagai pemilih.
Antisipasi Kecurangan Pembagian C6, Tim Paslon dan Panwas Dihadirkan Saat Pendistribusian
Festival Kota Tua Bouton
Ilustrasi

Festival Kota Tua Bouton

Mengantisipasi kejadian demikian, dalam pembagian form C6 oleh KPPS pada Pilwali Kendari 2017, KPUD Kota Kendari akan melibatkan ketiga tim pasangan calon dan Panwaslu Kota Kendari. "Kami akan menyurati ketiga tim paslon terkait waktu pembagian form C6, sehingga mereka dapat ikut menyaksikan proses pendistribusiannya," terang Komisioner KPUD Kota Kendari, Zainal Abidin, Jumat (6/1/2017) siang, di ruang kerjanya.

 Hanya saja, lanjut Zainal, dalam proses pendistribusian tersebut pihaknya tidak akan menunggu kesiapan waktu tim paslon karena waktu pendistribusian form C6 ini sendiri terbatas. Sebab, pihaknya dibatasi dan terikat oleh waktu dalam proses pendistribusian.

"Kita tidak akan menunggu kesiapan waktu mereka karena jadwal pendistribusian form C6 sendiri sudah ada. Jadi kalau tim paslon ingin turun bersama untuk menyaksikan pembagian, tinggal berkoordinasi ke PPS untuk diarahkan ke KPPS. Kami juga sebelumnya akan memberitahukan ke KPPS kami terkait ini," jelasnya.

Hal ini, katanya, dimaksudkan agar proses penyebaran surat pemberitahuan memilih benar-benar tidak ada masalah. "Kita ingin semuanya transparan dan tanpa masalah. Selain itu, agar KPU juga tidak tercurigai, makanya dalam hal ini kita terbuka," tutupnya.

Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations