SULTRAKINI.COM: KENDARI - Tahapan Pilwali Kota Kendari 2017 di tingkat penyelenggara memasuki seleksi pada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Hal ini didasari UU Pilkada no. 10 tahun 2016 pasal 21 tentang pembentukan KPPS.
Pilwali Kendari Butuh 3.640 KPPS, Rekam Jejak Peserta Ditelusuri
Festival Kota Tua Bouton
Anggota KPUD Kota Kendari, Zainal Abidin (Foto: Koleksi Zainal Abidin)

Festival Kota Tua Bouton

Komisioner KPUD Kota Kendari, Zainal Abidin, untuk seleksi KPPS tersebut pihaknya menekankan pada penelusuran rekam jejak peserta. "Salah satu syarat pendaftaran kemarin mengumpulkan daftar riwayat hidup. Dari riwayat hidup itu, pihak kami di PPS akan mendalami riwayat hidup yang tertulis di situ," terangnya, Jumat (6/1/2017) siang, di ruang kerjanya.

Menurutnya, hal ini dimaksudkan agar penyelenggaraan Pilwali 2017 hingga ke tingkat TPS dapat terlaksana dengan baik dan terpercaya dari sisi penyelenggara. 

Pihaknya juga membuka diri dari dalam proses seleksi KPPS jika ditemukan peserta seleksi yang terindikasi berafiliasi ke salah satu pasangan calon. Oleh karena itu, pada 11 Januari 2017 pihaknya akan mengumumkan nama peserta untuk ditanggapi masyarakat terkait rekam jejak peserta.

 "Kalau ada masukkan dari pihak Panwas maupun masyarakat terkait ada yang terindikasi berpihak ke paslon tertentu silahkan dilaporkan. Nanti PPS kami akan melakukan klarifikasi terhadap lapor tersebut ke peserta seleksi," jelasnya.

Namun, dalam pelaporan tersebut ia menekankan agar disertai dengan bukti yang valid. "Pelaporannya juga harus didasari dengan bukti agar PPS kami punya landasan untuk menganulir peserta," tegasnya.

Selain rekam jejak peserta, dalam seleksi KPPS juga dituntut untuk mengetahui tentang tugas sebagai KPPS. "Pengetahuannya mengenai tugas KPPS juga menjadi bagian dari pertimbangan kami," kata Zainal.

Untuk Pilwali Kota Kendari 2017 sendiri dibutuhkan KPPS sebanyak 3.640 orang. KPPS tersebut akan mengisi 520 TPS, di mana setiap TPS berjumlah 7 KPPS.

Zainal menambahkan, sejak tanggal 4 hingga 10 Januari proses wawancara calon KPPS berlangsung di masing-masing Kelurahan. "Nantinya yang lolos akan ada pembekalan untuk mereka," tandasnya.

Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations