SULTRAKINI.COM: La Ode Umar Bonte selaku juru bicara pasangan calon Walikota Kendari Muhammad Zayat Kaimoeddin atau Derik dan Suri Syahria Mahmud menilai Walikota Kendari Asrun cukup berprestasi dalam memimpin Kota Kendari selama dua periode (10 tahun).
Asrun Berprestasi Pimpin Kendari, Derik akan Menata yang Belum Tertata
Muhammad Zayat Kaimoeddin atau Derik(kiri), Walikota Kendari Asrun (kanan).Foto: Ist

Prestasi itu antara lain diukur dari perolehan penghargaan piala adipura dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup sebanyak delapan kali berturut-turut, dari tahun 2009 samapi dengan 2016. Adipura adalah penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang berhasil menjaga kebersihan. 

Umar yang juga anggota DPRD Kota Kendari tidak menampik berbagai kekurangan yang muncul selama kepemimpinan Asrun. Namun bukan berarti kekurangan-kekurangan itu akan menjadi penilaian kegagalan, sebagaimana mulai mengemuka di publik akhir-akhir ini.

Atas dasar itu, kata Umar, jika pasangan calon Derik dan Suri memenangi pertarungan pilkada 2017, akan turut menata hal-hal yang belum sempat tertata dn melanjutkan hal-hal yang sudah baik selama ini.

Umar yang juga politisi PDI-P menilai, tidak bijak bila ada penilaian kegagalan Asrun sebagai Walikota Kendari, kemudian dikaitkan dengan pencalonan anak kandungnya, yakni Adriatma Dwi Putra, sebagai calon Walikota Kendari yang akan bertarung dengan dua pasangan lain pada Pilkada 2017.

“Proses demokrasi dalam Pilkada Kota Kendari harus berjalan sehat. Harus dibedakan antara Asrun dan anaknya,” kata Umar kepada SultraKini.com, Selasa (3 Desember 2017) sore.


Frirac

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations