SULTRAKINI.COM:KENDARI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, kembali menargetkan pemenuhan buku-buku representasi di perpustakaan sekolah pada 2017 mendatang. Pasalnya, belum ada sekolah dengan standar buku representasi 25 ribu judul di Kota Kendari akibat perubahan kurikulum pendidikan.
Buku Representasi Kurang di Perpustakaan Sekolah, Dikbud Kendari: Disibukkan Perubahan Kurikulum Pendidikan

“Perpustakaan hampir semua sekolah sudah ada. Tapi buku-buku representasi belum ada capai target,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KotaKendari, Makmur, Kamis (29/12/2016).

Perpustakaan sekolah saat ini, sebatas melengkapi bacaan siswa dari buku mata pelajaran. Sementara buku representasi minimalis jumlahnya. Kendala demikian, disebabkan adanya perubahan kurikulum pendidikan sehingga pihak sekolah maupun dikbud, disibukkan melengkapi buku mata pelajaran di semua jenjang pendidikan.

“Kendalanya, terjadi perubahan-perubahan kurikulum sehingga kita berfokus ke pangadaan buku-buku mata pelajaran saja,” terang Makmur .

Kelengkapan perpustakaan sekolah sebenarnya menjadi targetdi tahun 2016. Tetapi realisasinya kembali dioptimalkan di tahun mendatang, salah satunya pengadaan buku-buku representasi melalui sumber dana APBN, APBD maupun inisiatif sekolah masing-masing.

Pendidikan di Indonesia tahun 2016, meningkatkan menggunakan kurikulum 2013. Sepanjang tahun itu, terjadi periode transisi penerapan KurikulumTingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ke K13.

Laporan: Sarini Ido

kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Kendari, Makmur (foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations