SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tahun 2016 sebentar lagi berakhir. Menjelang tutup tahun ini, beberapa perusahaan produksi maupun penjualan melakukan evaluasi. Untuk target yang belum tecapai, manajemen perusahaan memberikan diskon khusus untuk menggaet pelanggan.
Prediksi Penjualan Sepeda Motor Yamaha di 2016 Meleset
Festival Kota Tua Bouton
Outlet penjualan sepeda motor Yamaha milik PT. Hasjrat Abadi. (Foto: Yasrin/SULTRAKINI.COM)

Festival Kota Tua Bouton

Salah satunya PT. Hasjrat Abadi yang merupakan dealer Yamaha Motor. Diwawancarai SULTRAKINI.COM di salah satu outletnya di wilayah Baruga, Kepala Hasjrat Abadi Kendari, Husnadin mengungkapkan, banyak perkiraan perusahaan yang meleset selama 2016 ini, terutama terkait penjualan.

Diantaranya kesalahan perhitungan, yang seharusnya bulan Oktober dan November transaksi penjualan diprediksi meningkat namun justru kenyataannya stabil.

“Memang tahun ini ada sedikit salah perkiraan, menurut kami bulan Oktober – November akan ada kenaikan transaksi, justru penjualannya biasa saja, stabil," katanya.

Perkiraan lainnya yang meleset, adalah turunnya penjualan dari tahun sebelumnya. Pada 2015, Hasjrat Abadi membukukan 92 persen penjualan. Namun pada 2016 ini, menjelang tutup buku baru dapat menjual 85 persen dari target.

"Padahal kalau Oktober dan November ada kenaikan transaksi kita bisa capai 95 persen pas tutup buku,” ujar Husnadin.

Jatah pasokan bagi outlet setiap tahunnya, sebanyak 1.283 unit, dengan target penjualan per bulan mencapai 130 unit. Untuk bulan ini saja, pihaknya telah mencapai 80 persen dari target.

Husnadin mengungkapkan, untuk memacu transaksi lebih banyak menjelang akhir tahun ini, pihaknya memberikan diskon dan cashback pada setiap transaksi dan service sparepart antara 10 – 30 persen.

“Iya, kita ada cashback dan diskon, diantaranya adalah pada setiap pembelian motor Yamaha rakitan tahun 2015 ke bawah, kita berikan potongan harga mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta,” ungkapnya.

Tahun ini, tambahnya, rekor penjualan terbanyak dipegang oleh motor matic segala jenis dengan kalkulasi penjualan 25 persen, menyusul motor bebek 20 persen, dan type sport 15 persen penjualan. 

Menurunnya penjualan tahun ini juga mengindikasikan kondisi ekonomi masyarakat yang masih kurang baik. Dia berharap dengan adanya diskon-diskon di bulan ini, pihaknya akan bisa menjual 115 hingga 120 unit atau mencapai 90 persen.  

Laporan: Yasrin

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations