SULTRAKINI.COM: KENDARI - Young Generation (Gen Y) atau generasi muda saat ini terlahir di era kemajuan teknologi informasi. Hampir tidak ada lagi remaja yang tidak mengenal gadget atau internet. Segala kebutuhan mulai dari pendidikan, belanja hingga informasi tidak sehat, tersaji di media daring ini.
Generasi Y Harus Produktif Memanfaatkan Internet
Samsurijal, memandu peserta Pelatihan Internet Sehat dalam simulasi berbentuk game cara menerima dan menyampaikan informasi secara akurat. (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Karenanya, Gen Y harus bisa memanfaatkan internet untuk hal positif. Kalau bisa lebih produktif dalam pemanfaatannya untuk meningkatkan kualitas. Sebab semua informasi yang dibutuhkan telah tersedia.

Hal itu disampaikan pemateri Pelatihan Jaringan Informasi dan Komunikasi Siswa bertajuk Membangun Internet Sehat kerjasama Diknas Kota Kendari dan Sultrakini.com, Samsurijal, kepada para pelajar SMA sederajat se-Kota Kendari, Kamis (17/11/2016). Menurut praktisi teknologi informasi di perbankan ini, remaja hanya perlu tau cara menggunakan internet dengan bertanya pada para ahlinya. Sehingga mendapat bimbingan langsung agar tidak salah jalan.

"Banyak situs dan fasilitas di internet yang bisa dimanfaatkan generasi pelajar. Misalnya ada yang ingin belajar berwira usaha, media sosial paling efektif sebagai sarana promosinya. Atau ingin belajar tutorial, banyak situs yang menyediakannya termasuk dalam bentuk video, misalnya Youtube," jelas Sam, panggilan akrab karyawan salah satu bank pemerintah ini sambil menunjukkan beberapa situs yang dianggap edukatif.

Untuk mengakses informasi lokal dan akurat, dia mencontohkan SULTRAKINI.COM sebagai media online terpercaya di Sulawesi Tenggara. Apalagi media ini menyediakan ruang bagi citizen (jurnalis warga) untuk berbagi informasi akurat.

Sementara bagi mereka yang ingin berekspresi melalui karya tulis, baik fiksi, sastra maupun sekadar menjadikan internet sebagai penyimpan data pribadi, bisa menggunakan blog yang bisa dibuat secara gratis.

"Selama ini orang bermedia sosial hanya untuk bergalau-galauan, tidak ada gunanya. Kita hanya akan terus menjadi konsumen dan pengakses informasi tidak sehat. Mulai sekaran harus rubah mindset, produktif menggunakan internet. Terserah untuk kepentingan apa, yang penting bermanfaat untuk orang banyak," jelasnya.(ADV)

Laporan: Sarini Ido

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations