Lajnah Khusus Mahasiswa (LKM) Hizbut-tahrir Indonesia DPD 1 Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar Kampanye Kebangkitan Pemuda (KKP), Kamis (27/10/2016).
Refleksi Momen Pemuda, Lajnah Mahasiswa HTI Sultra Gelar KKP
Lajnah Khusus Mahasiswa (LKM) Hizbut-tahrir Indonesia DPD 1 Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar Kampanye Kebangkitan Pemuda (KKP), Kamis (27/10/2016).

Refleksi Momen Pemuda, Lajnah Mahasiswa HTI Sultra Gelar KKP

SULTRAKINI.COM: KENDARI - Lajnah Khusus Mahasiswa (LKM) Hizbut-tahrir Indonesia DPD 1 Wilayah Sulawesi Tenggara menggelar Kampanye Kebangkitan Pemuda (KKP), Kamis (27/10/2016).

Aksi ini berlangsung di dua titik yakni titik perempatan Wuawua sebagai titik pertama sebelum gabung pada titik atau lokasi aksi Kampanye Kebangkitan Pemuda di perempatan Eks MTQ Kendari.

Aksi yang dilakukan untuk memperingati momentum pemuda yakni refleksi sumpah pemuda ini bertajuk 'Mahasiswa, khilafah dan islam rahmatan lil’alamin'. Aksi ini dihadiri 100 mahasiswa dari berbagai kampus diantaranya Kampus UHO, IAIN Kendari, UMK, Dan Kampus Kesehatan, serta elemen lembaga kemahasiswaan.

Dalam aksi ini, para orator dari berbagai kampus bergantian melakukan orasi di dua titik aksi, mereka menyerukan kepada seluruh komponen ummat lebih khusus pada pemuda untuk mengambil ide islam sebagai mindstream perjuangan.

“28 Oktober, momen bagi pemuda, momen ini kita refleksi dan menyadarkan pemuda untuk berjuang menegakkan islam,” kata Yusran dalam orasinya.

 “Kegiatan ini adalah kegiatan kampanye kebangkitan pemuda islam untuk bersatu padu dalam menyuarakan islam, terkait dengan tema yakni mahasiswa yang hari ini tertidur pulas dengan ideolgi komunis dan kapitalis kami tampil beda dengan mengemban ideologi islam yang terus kami kampanyekan,” kata Ketua LKM HTI SULTRA Nurdin saat ditemui tim Kendari Bersyariah disela aksi.

Aksi ini sempat diguyur hujan tersebut tak membuat masa aksi membubarkan diri justru masa aksi menambah semangat peserta aksi untuk terus melakukan kampanye kebangkitan pemuda, diakhir acara panitia aksi menyuguhkan instrumen musik yang dipandu langsung dengan gitar dan senandung lagu bongkar sistem kufur.

Setelah itu masa aksi membaca sumpah mahasiswa islam yang dipimpin langsung oleh Ketua lajanah khusus mahasiswa Hizbut-Tahrir Indonesia Sultra. Sebelum membubarkan diri aksi kampanye tersebut diakhiri dengan pembacaan doa yang dipandu oleh Arwin Sholihin.

ipulsanggala12@gmail.com

Redaksi SULTRAKINI.COM menerima kiriman artikel citizen journalism (jurnalisme warga), barupa info, berita, maupun foto seputar wilayah Sulawesi Tenggara. Pembaca dapat mengirimkan artikel/foto melalui email: office@sultrakini.com atau editorsultrakini@gmail.com. Kontributor artikel/foto kami menyebutnya CitizenS (jurnalisme pembaca SULTRAKINI)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations